Kutuliskan sebait kata, bukan puisiKarena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Kala tetumbuhan tertunduk dalam pelukan bumi
Merasakan hangatnya
Bermanja dari dingin malam
Pada waktu yang akan slalu dikenang
Kutuliskan sebait kata, bukan puisi
Karena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Kala tetumbuhan tengadah pada semburat mentari
Berebut, memberi getar pertama pada dunia
Pada sejarah yang akan slalu tercipta
Kutuliskan sebait kata, bukan puisi
Karena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Kala tetumbuhan menari
Mengikuti irama hembusan bayu
Pada lagu yang akan slalu dinyanyikan
Kutuliskan sebait kata, bukan puisi
Karena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Kala tetumbuhan lelah
Dan mentari menyisakan jingga
Pada keindahan yang slalu dinanti
Kutuliskan sebait kata, bukan puisi
Karena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Kala tetumbuhan bisu
Dan bintang mengerdipkan mata pada rembulan
Pada masa yang slalu dirindukan
Kutuliskan sebait kata, bukan puisi
Karena aku tak pernah bisa menulisnya
Sebait ungkapan, setulus cinta yang kau beri
Sungguh!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar